Siswa Ini Mendapatkan Nilai Terbaik di UN IPA

Siswa Ini Mendapatkan Nilai Terbaik di UN IPA

Tangerang Selatan harus berbangga atas peraih nilai terbaik dalam ujian nasional jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) Jurusan IPA se-Banten adalah siswa dari BSD. Yang mana siswa bernama Rizki Evlyn yang bersekolah di SMA 9 Tangerang Selatan. Dimana pelajar berusia 18 tahun tersebut berhasil mencapai total nilai 386.

Terlihat jelas wajah Rizki Evlyn yang begitu bahagia ketika berada di kediamannya, di Perumahan Harapan Baru. Yang mana sosok remaja itu sukses meriah nilai tertinggi yang menjadikan terbaik dalam ujian nasional yang berbasis komputer (UNBK) dalam jurusan IPA provinsi Banten.

UN Kimia tertinggi
UN Kimia tertinggi

Ungkapan Rezky Tentang Nilai Tertingginya di Ujian Nasional

“Saya sendiri masih belum bisa percaya, Mbak,” ujarnya kepada wartawan ketika mendapatkan pertanyaan. Total yang diraih dalam semua mata pelajaran UNBK jurusan IPA, dimana dirinya mampu mendapatkan total 386. Dalam rincian, Bahasa Indonesia 98, Matematika 95, Bahasa Inggris 98, serta Kimia 95.

Dengan kabar gembira itu, temanya semasa SD mengetahui pertama kali. Dia menerima sebuah gambar di pesan via Line yang merupakan aplikasi chat di handphone. Lalu, terdapat sebuah ucapan yang bertuliskan ‘Selamat sudah menjadi yang terbaik di provinsi Banten’.

“Saya sendiri begitu terkejut, ketika saja mendowload gambar tersebut. Dan ternyata ada nama saya dalam urutan pertama,” kata Rizki.

Dirinya pun masih belum percaya dalam pikirannya. Akan tetapi, kabar tersebut memang benar yang menjadi yakin si siswa stersebut. Terkejut, senang dan haru bercampur menjadi satu yang dirasakan oleh Rizki. “Tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata. Saya sangat senang sekali dan bersujud syukur,” ujarnya.

Tidak lama kemudian, teman-teman sekolahnya pun turut mengunggah kabar baik sekaligus menjadi heboh di sebuah grup Whatsapp. Banyaknya ucapan selamat yang diterima oleh siswa tersebut. “Teman-teman merasa bangga. Saya pun sangat senang sekali karena sudah membuat mereka bangga dan sekolah,” katanya.

Dimana kabar prestasi yang dibuat oleh Rizki sempat membuatnya bingung. Karena dalam pengumuman resmi kelulusan akan diumumkan hari ini. Dan tidak ada guru satu pun yang memberikan kabar baik tersebut kepadanya. “Saya juga tidak begitu update. Yang pada mulanya saya hanya menunggu kabar pengumuman tersebut hari ini,” ungkapnya.

Seorang siswa dari pasangan Zainal Arifin (alm) dan Sudiani itu pun menjadi lega. Keinginannya dia untuk dapat membahagiakan kedua orang tuanya pun terwujud, yang mana untuk mendapatkan nilai terbaik di sekolahnya saja begitu sulit. Apalagi, hal seperti ini untuk mencapai nilai terbaik dalam ujian nasional se-Banten.

“Jangankan se-Banten, saya sendiri tidak merasa percaya diri untuk bisa mendapatkan nilai tertinggi di sekolah ataupun se-Tangerang Selatan,” ucapnya sambil tersenyum.

SMA 9 Tangerang Selatan

Rizki Kursus Kimia di BSD

Selain belajar kimia di sekolahnya, Rizki pun menyempatkan waktunya untuk pergi ke tempat kursus yang diinginkannya untuk menambah jam belajarnya. Yang mana sebelumnya dia hanya ingin berusaha untuk mendapatkan yang terbaik dalan ujian nasional se-Banten.

Di tempat kursus kimia itu dia terus mengasah dirinya dalam materi-materi apapun, terutama rumus-rumus yang terdapat di mata pelajaran kimia. Memang sebelum dirinya mengikuti kegiatan yang terdapat di tempat les nya dia merasa kurang untuk mendapatkan jam pembelajaran. Dimana di tempat kursusnya, dia tidak merasa kesulitan dalam hal belajar.

Sampai saat ini, dia merasa senang dengan mata pelajaran kimia dan juga pelajaran-pelajaran yang terdapat di dalam jurusan IPA. Dia pun sangat antusias untuk mempelajari rumus-rumus yang berada di jurusan IPA. Karena dia memiliki cita-cita untuk menjadi seorang peniliti.

Membuat Slime Dengan Aman Meski Memakai Bahan Kimia

Dengan lewat mainan, maka anak-anak akan belajar banyak hal, meski bisa berbahaya jika kurang waspada. Contohnya ketika praktek membuat slime, dimana mainan yang berstruktur kenyar dan seperti berlendir itu. Sekarang sudah populer kembali di beberapa tahun lalu.

Mungkin bagi anda yang sudah merasakan di era 90-an lebih mengenal mainan ini. Yang bedanya, ketika dulu mainan slime itu hanya dijual produsen mainan besar saja, yang tidak dijadikan sebuah karya bagi anak-anak. Jaman ini, anak-anak senang bermain dengan slime di berbagai dunia, termasuk Indonesia.

Dalam membuat slime, maka anak dapat belajar mengenai ilmu pengetahuan. Tetapi, jika tidak berada di samping orang tua, bisa mendapatkan bahaya seperti yang dialami Kathleen Quinn yang berusia 11 tahun asal Amerika Serikat.

mainan slime
warna warni slime

Dampak Anak Bermain Dengan Slime

Kathleen yang dikabarkan oleh sebuah media, mengaku bahwa dirinya baru saja menyelesaikan pembuatan slime. Ketika itu, tangannya merasa seperti di gigit semut. Dimana anak tersebut langsung menangis karena tangannya terasa sakit.

Ibunya yang bernama Siobhan Quinn, melihat tangan putrinya yang memerah seperti terbakar dan kulitnya pun menjadi terkelupas sampai membuatnya luka. Tidak pakai lama, sang ibu langsung membawa Kathleen ke UGD di salah satu rumah sakit terdekat.

Jadi apa penyebabnya? Dokter yang menangani Kathleen pun menduga bahwa ada reaksi ekstrem kepada boraks, yang merupakan salah satu bahan yang dipakai di dalam pembuatan slime.

Memang benar, dalam pembuatan mainan slime dibuat dengan menggunakan campuran air, lem air, perwarna makanan dan juga boraks. Yang biasanya boraks digunakan dalam proses pembuatan slime bukannya asam boric, yang cenderung lebih aman.

Pada umumnya boraks yang digunakan anak-anak kebanyakan sama dengan memakai boraks yang terdapat untuk mencuci pakaian dan pelembap tubuh. Kepala Regional Burn Center di Staten Island University Hospital, Dr. Michael Cooper, telah mengatakan ada tiga faktor yang dapat memberikan tingkatan luka bakar.

Cooper yang bukan dokter dalam menangani Kathleen, telah diminta pendapatnya dengan terpisah. Hal pertama, waktu seseorang yang melakukan kontak langsung dengan bahan kimia atau sumber panas. Maka dari itu, semakin lama berkontak langsung akan mengakibatkan luka bakar yang parah.

Kedua, reaksi yang diberikan bahan kimia itu sendiri. Dan yang ketiga, ketebalan kulit dari seseorang dan biasanya anak-anak memiliki kulit yang begitu tipis ketimbang orang yang sudah dewasa. Dengan itu menjadi sebuah pertanyaan, mengapa boraks ini membuat tangan Kathleen terbakar ?

Ketika ingin membuat sebuah slime, patut yang harus anda ketahui sebaiknya larutkan boraks dengan air sebelum memulai pembuatan tersebut. Bisa jadi, sebelumnya Kathleen yang tidak melarutkan boraks atau juga bisa anak tersebut memiliki alergi spesifik untuk menggunakan bahan ini.

karya slime
karya dari slime

Belajar Kimia Untuk Mengenal Boraks

Jika kalian ingin belajar kimia, agar mengetahui dampak yang terkandung didalam boraks. Anda bisa kursus kimia di daerah BSD, tepatnya di kota Tangerang Selatan. Dimana kalian akan mengetahui sifat dan kegunaan boraks, yang aman merupakan garam Natrium tetraborat yang berbentuk serbuk kristal putih.

Yang mana memiliki karakteristik tidak memberikan bau, yang bisa larut didalam air dan tidak akan larut dalam alkohol yang memiliki PH: 9,5. Meski pada jaman dahulu boraks sudah lama dikenal oleh banyak orang, yang memang tidak digunakan untuk di dalam makanan.

Jika kalian belum tahu, bahwa di Cina banyak digunakan sebagai pembuatan peralatan dari porselin yang mampu memperbaiki struktur atupun penampilannya. Dan di Mesir, biasanya digunakan untuk bahan pengawet mayat.